Warga Nagari Taram Di Gemparkan Penemuan Bayi Dalam Kardus

35

Mentreng.com  |  Limapuluh Kota – Nagari Taram di gemparkan oleh penemuan seorang bayi yang baru lahir di duga di buang oleh ibu kandungnya di suatu warung yang terletak di Jorong Subarang Nagari Taram, bayi tersebut di temukan sekitar jam 2 siang hari jum’at (07-05/2022) di dalam sebuah kardus dalam ke adaan masih hidup.

Daffa salah seorang anak warga jorong subarang, saat melintasi sebuah warung yang terletak di pinggir jalan mendengar tangisan seorang bayi, dengan rasa penasaran, saat itu juga daffa lansung melihat kedalam warung tersebut, di dalam warung tersebut daffa melihat sebuah kardus yang di dalamnya terdengar tangisan seorang bayi, tanpa pikir panjang daffa lansung mengabari seorang warga yang yang kebetulan lewat di depan warung tersebut, dan kebetulan warga tersebut adalah pemilik warung, setelah di periksa isi dalam kardus tersebut, ternyata seorang bayi yang baru lahir , masih menempel tali pusar.

warga yang bernama Iwit itu lansung mengambil kardus yang berisi bayi dan membawa kerumahnya yang kebetulan tidak jauh dari warung tempat bayi itu di temukan. Dari mulut ke mulut gemparlah penemuan bayi tersebut dan wargapun berbondong-bondong untuk melihat bayi malang itu.

tidak lama kemudian, setelah anak di selamatkan ke rumah Iwit tersebut, datang 2 orang di duga sepasang suami istri mengambil bayi tersebut dengan alasan bayi ini harus segera di bawa ke bidan dan di selamatkan, pasangan yang di duga suami istri itu lansung membawa bayi dengan motor yang mereka tunggangi ke rumah warga.

Namun Iwit dan pemuda setempat mencurigai gerak gerik sepasang suami istri tersebut, dan lansung mengejar mereka. Saat warga jorong subarang saling bertanya adakah yang kenal dengan pasangan yang membawa bayi , tenyata tidak ada yang mengenal, disitulah warga curiga lalu menghadang pasangan tersebut tidak berapa jauh dari kantor wali nagari taram.
Lalu warga lansung mengarahkan ke2 nya ke bidan Ida yang berada di jorong tanjung atas nagari taram, dan bayi malang itu lansung di berikan pertolongan oleh bidan ida.

BACA JUGA :  Beberapa Personil Polres Tanah Datar Diturunkan

Namun sepasang suami istri tadi yang sempat mengaku ingin menyelamatkan bayi ini langsung pergi dari rumah bidan yang menangani bayi yang di temukan di dalam kardus tersebut.

Kapolsek Harau H. Erman yang telah mendengar kabar dari kepala Jorong Subarang Bambang zulwadi melalui telpon seluler, lansung mengunjungi TKP.

Setelah melakukan olah TKP Kapolsek H.Erman lansung membawa bayi tersebut ke RS Suliki untuk di lakukan perawatan dan penyelidikan lebih lanjut.(bee)

Komentar